Hikayat

Jalan Pulang

Kehidupan ini hanya sebatas jalan pulang. Tak peduli sejauh apa itu jalannya, sebesar apa itu resikonya, sesusah apa itu rintangannya, yang terpenting adalah baca buku pedomannya.

Kehidupan mengajarkan kita untuk maju seiring berjalannya waktu yang tidak pernah bisa diputar kembali. Berjalan maju menuju jalan pulang dan bertemu dengan pemilik kehidupan.

Kehidupan memberi kita kesempatan untuk berbagi maupun mencuri. Dengan pedoman yang ada kita dapat memilih untuk melakukan yang terbaik, walaupun kondisinya sangat sulit. Karena badai pasti berlalu, hujan pasti reda dan matahari selalu kembali bersinar.

Kehidupan memiliki banyak rahasia yang belum terkuak. Seperti bumi dan langit yang selalu berdampingan memberikan kehidupan bagi penghuninya. Hujan yang turun tanpa tahu bagaimana dia akan kembali keawan. Air yang mengalir tanpa tahu bagaimana caranya sampai kelaut atau berakhir ditempat laainnya.

Pulanglah dengan cara yang terbaik, walau terkadang jalan yang ditempuh tidak sebaik apa yang telah kita rencanakan.

Iklan

Belajar itu Menyenangkan

Ketika kau memutuskan untuk belajar dalam kehidupan, dimana pun, kapan pun dan dengan siapa pun kau pasti dapat belajar dengan baik. Belajar dengan sebenar-benarnya belajar demi nilai kehidupan yang tinggi dan bermanfaat.

Belajar itu adalah proses dari “tidak tahu” menjadi “tahu”, lalu memahaminya dengan baik, dan menyampaikannya kembali dengan wawasan dan sudut pandang yang luas. Semakin sederhana kau menjelaskan sesuatu, kau pasti paham terhadap sesuatu tersebut.

Belajar itu sebuah proses yang selalu berdampingan dengan nilai-nilai moral. Semakin senang belajar, maka nilai-nilai yang mendampinginya semakin menyenangkan. Seorang pembelajar dituntut agar memiliki moral yang tinggi, tetap tunduk dan rendah diri serta sederhana. Layaknya ilmu padi yang semakin berisi semakin merunduk, sehingga isinya dapat bermanfaat bagi yang lainnya.

Belajar itu menyenangkan, hanya bermodalkan kemauan yang tinggi, niat yang kuat dan usaha yang tiada henti. Bagi seorang pembelajar, mengosongkan sedikit isi kepalanya untuk menerima ilmu baru itu sebuah keharusan, sehingga ilmu itu dapat terserap dengan baik. Jangan ditolak dulu ilmu-ilmu yang datang darimana pun itu, karena dunia selalu berputar dan otak akan menyaring semua ilmu tersebut sesuai dengan kebutuhannya.

Ketika seseorang dapat belajar dengan baik, maka dia merasa dirinya bukan apa-apa di dunia ini, karena begitu banyaknya hal yang belum diketahui, sehingga pemahaman semakin mendalam dan menjaga tutur katanya.

Belajar itu menyenangkan, mudah dijalani dan banyak sekali manfaatnya. Karena nila-nilai kehidupan tidak hanya tertera pada angka, melainkan yang tidak kasat mata.